Hati-hati dengan kata-kata!

Online Culture Add comments Post by: brahmastagi

Ada nasihat bijak yang mengatakan “jaga lidahmu”, nasihat singkat ini muncul karena perkataan yang salah bisa sangat menyakitkan dan menjengkelkan. Keluarga bisa pecah karena kata-kata, kita bisa jadi miskin karena kata-kata, dunia bisa berperang karena kata-kata. Kata-kata ini bagaikan pedang tajam bersisi dua, bila kita tidak punya gagang yang benar pedang itu akan mengiris diri kita sendiri.

Dalam dunia online, kata-kata dinyatakan dalam tulisan. Tulisan di blog, di milis, di situs-situs social network, Instant Messenger, email, dst. Nah seperti juga dengan kata-kata kita harus menjaga tulisan-tulisan kita lebih dari sebelumnya, mangapa?

Jawabannya karena mungkin saja atau kemungkinan besar apa yang kita tuliskan itu tidak akan hilang dengan mudah. beberapa contoh:

Email
Email yang kita tulis dan kita kirim mungkin akan selalu ada recordnya. Meski kita sudah hapus dari komputer namun pihak penerima belum tentu menghapusnya. Belum lagi kalau dia memforward apa yang diemail tersebut. Bila kita memiliki email gratis dari situs tertentu juga kemungkin besar akan selalu ada terekam dalam servernya walau dalam database arsip.

Social Network Site
Saya baru saja baca artikel yang menyatakan betapa sulitnya untuk menghapus profile kita dari situs sosial network. Artikel yang saya baca mengacu pada social network nomor dua di dunia yaitu facebook. Dalam artikel tersebut dilukiskan jika kita mau keluar dari facebook completely kita harus menghapus semua data kita. untuk friendster dan myspace, walau menyediakan fasilitas untuk menghapus profile, namun tidak mudah untuk mendapatkannya, butuh konfirmasi berulang-ulang. Belum lagi posting-posting yang kita buat.

Untungnya banyaknya protes mengenai isu privacy ini mendatangkan angin baik. dalam artikel berikutnya di website yang sama dibahas bagaimana facebook menjawab tantangan ini.

Blog
Posting yang kita buat di blog juga akan menjadi cerminan dari diri kita sendiri, orang akan data dan melihat profile kita, membaca tulisan kita dan akan membangun persepsinya sendiri tentang kita dari elemen-elemen online yang terlihat. kata-kata dalam tulisan adalah komponen utama dari bagaimana menilai orang di internet.

Milis, Forum, Chat, dst Dan masih banyak lagi bentuk-bentuk interaksi harus dilakukan dengan hati-hati dengan pertimbangan bahwa apa yang ditulis akan tetap ada, jauh setelah kita menulisnya.

Jadi jangan sampai ketika kita berumur 18 tahun misalnya menulis sesuatu yang memalukan yang kemudian terekspos ketika mau kampanye jadi presiden. atau ketika jadi artis terkenal.

So, hati-hati dengan kata-kata, kalau kata-kata diucapkan bisa dilupakan dengan mudah, kata-kata yang tertulis (apalagi online) bisa terekam sebagai catatan yang lama.

Antisipasinya cukup mudah, menurut saya pribadi marilah kita menuliskan hal yang baik, positif supaya bila tulisan kita dibaca generasi yang akan datang, akan tetap mendatangkan kebaikan.

Leave a Reply

WP Theme & Icons by N.Design Studio
Entries RSS Comments RSS Log in