Content VS Conversation

Theory Post by: brahmastagi No Comments »

Diawal perkembangan Internet, tepatnya diawal kebangkitan web B2C di amerika konten menjadi raja, content is the king katanya. Web-web yang sukses mengembangkan webnya fokus pada penyediaan konten yang menarik dan hebat.

Dalam masa masa web 2.0 dimana web-web yang berkembang pesat ialah web social network yang di dasari atas user generated content, value dari web dibangun berdasarkan konsep co-creation. disini konten tetap menempati posisi yang penting dalam membangun value suatu website, namn fungsi konten disini lebih sebagai bahan pembicaraan atau diskusi atau conversation. So konten tidak lagi menjadi raja, namun lebih seperti pemerintahan demokrasi yang mewadahi proses conservation oleh para user.

Web baru yang baru seperti facebook, Linkedin di value diatas 1 milyar dolar, dan kalau dilihat value sebesar itu dibangun dari para penggunanya/user.

So, content vs conversation….. who is the winner?

In to Digital Media

Digital Media Post by: brahmastagi No Comments »

Saat pertama kali mulai menulis digital media, yang terbayang adalah media-media baru yang berbasis digital seperti Internet, mobile phone, namun perkembangan teknologi digital saat ini sudah lebih jauh lagi. Secara singkat dapat dikatakan semua media utama dalam 5-10 tahun kedepan akan menjadi digital. beberapa perubahan pada media lama dapat di jelaskan sebagai berikut:

  1. TV Digital, teknologi TV digital di sini maksudnya ialah pengertian pola broadcast yang bersifat satu arah akan menjadi tidak relevan digantikan olah TV digital dimana customer dapat menonton konten apa saja kapan saja, tidak lagi harus mengikuti jadwal acara TV yang kaku. dengan demikian pola iklan 30 dt bisa jadi tidak lagi relevan.
  2. Digital radio, sama seperti TV digital, pada saat nya orang dapat akan memilih untuk mendengarkan acara apa dan kapan melalui radio,
  3. Newspaper & magazine, kita sudah tahu bahwa saat ini banyak berita-berita yang biasa kita dapat di newspaper dan magazine dapat dibaca secara bebas di Internet. namun lebih jauh lagi yang saya maksud peralihan newspaper dan magazine ke media digital ialah dengan ditemukannya kertas digital dan tinta digital sehingga nantinya orang yang memiliki kertas digital dapat menerima berita-berita paginya dalam format yang telah di customize untuk dirinya. begitu juga majalah-majalah.
  4. Billboard, kedepannya billboard akan berubah menjadi digital sehingga kontennya dapat di sesuaikan setiap waktu sesuai dengan event yang terjadi disekitar areanya. poster-poster kemungkinan juga akan di gantikan oleh layar-layar digital.

So,… siap-siap saja terutama untuk marketer untuk mengadopsi media baru ini. karena karakteristik media jelas akan berbeda.

Digital?

Theory Post by: brahmastagi 1 Comment »

Apasih yang dimaksud digital? saya rasa semua orang memiliki semacam perasaan tahu apa itu digital tapi apa tepatnya digital itu? dalam Wikipedia, dijelaskan:

A digital system uses discrete (that is, discontinuous) values to represent information for input, processing, transmission, storage, etc. By contrast, non-digital (or analog) systems use a continuous range of values to represent information. Although digital representations are discrete, the information represented can be either discrete, such as numbers, letters or icons, or continuous, such as sounds, images, and other measurements of continuous systems.

jadi intinya adalah menggunakan value discreate (putus-putus) untuk menyatakan suatu informasi tertentu. Saat ini istilah digital sering di asosiasikan dengan penggunaan kode binary dalam komputer dan peralatan elektronik lainnya. namun dengan melihat definisi diatas maka sebenarnya banyak lagi hal yang bisa di sebut digital diantaranya, Kode asap orang indian kuno, kode morse, braile, kode DNA, bahkan kode bendera Semaphore juga bisa dibilang digital.

Namun tentu saja dalam blog ini digital yang dimaksud ialah penggunaan kode binary dalam teknologi informasi, komputer dan elektronik. Dengan membatasi ini saja kita masih harus berfikir batasan-batasan tertentu seperti, device apa saja yang bisa dikategorikan digital, apakah misal lemari es yang bisa terkoneksi ke internet bisa di sebut digital device?

Berikut ini adalah definisi digital device and media menurut saya.

Digital Device ialah alat yang fungsi utamanya digunakan untuk mengambil (capture), menampilkan (showing), menyimpan (saving), mengolah (processing), dan mewadahi interaksi dari suatu informasi atau data tertentu berdasarkan kode digital binary. termasuk di dalamnya ialah:

Interactive Device:

  1. Komputer Desktop, laptop, Palm Top, tablet PC, dst
  2. PDA (Personal Data Assistance)
  3. Cellular phone, Smart phone
  4. Game consule
  5. Game portable, NDS, PSP, Game boy
  6. Digital paper
  7. Calculator
  8. Digital television

One way digital device:

  1. GPS Modem/handheld
  2. Digital Bilboard
  3. Digital paper
  4. Digital Watch
  5. Digital television
  6. Digital projector
  7. Digital frame
  8. MP3 player, ipod, etc

Digital Capture device:

  1. Photo Camera Digital
  2. Video Camera Digital
  3. Scanner
  4. Digital sensor

Digital to other medium

  1. Printer digital
  2. Fax digital

Digital Storage

  1. CD
  2. Memory Card
  3. External HD

Selain itu saya membagi apa yang saya sebut digital application

  1. Internet
  2. Intranet
  3. Mobile content
  4. Mobile based software
  5. Game software
  6. Desktop software
  7. ERP software

Demikian pembagian dan pengertiannya, paling tidak menurut saya.

bagaimana menurut Anda?

Leverage Online Resource

Uncategorized, business 2.0 Post by: brahmastagi No Comments »

Bila Anda adalah perusahaan yang baru, untuk memulai usaha saat ini Anda bisa memanfaatkan banyak sekali resource online yang berikan secara cuma-cuma atau FREE. Berikut dibawah ini gambaran yang bisa Anda gunakan.

  1. Expert Advice, Anda bisa bertanya kepada para expert dan memperoleh jawaban yang free, seperti di yahoo ask, atau di yahoo answer Anda juga bisa bertanya pada teman-teman atau orang yang berpengalaman melalui milis special interest, online comunity atau groups interest tertentu.
  2. Anda bisa mendapatkan free hosting untuk web anda, atau lebih mudah lagi bisa memanfaatkan fasilitas free blog untuk menjadi web Anda baik di wordpress atau di blogger, dst. Disini bahkan Anda dengan mudahnya mengganti desain dan fasilitas web yang telah disediakan untuk anda.
  3. Untuk melakukan evaluasinyapun anda bisa dengan mudah menggunakan fasilitas web analitic yang free. seperti di Get clicky salah satu web analitic yang sederhana dan mudah dipahami.
  4. Untuk membuat brosur atau web, Anda bisa mendapatkan image free yang bebas royalty, untuk penggunaan sendiri. misal seperti di SXC atau di free image.
  5. Untuk membuat persentasi, banyak template-template yang bisa digunakan di berbagai website
  6. Free and reliable email untuk bisnis Anda di Gmail atau yahoo mail, bahkan dengan google apps, anda bisa menggunakan nama perusahaan Anda Sendiri saat menggunakan inbox yang disediakan oleh google.
  7. Dengan google earth Anda bisa berkelana kebebagai penjuru dunia untukmengetahui kondisi aktual di lapangan dari foto satelit dengan free
  8. Dengan google Sketch up anda bisa merancang 3D (khusus untuk perusahaan yang bergerak di bidang desain) suatu bangunan atau produk dengan free
  9. Linux dan komunitas open source menawarkan banyak software yang free untuk penggunaan sendiri yang cukup andal. tentunya Anda tetap harus dibekali oleh pengetahuan mengenai Linux.
  10. kalaupun ada masalah cukup posting dalam milis dan komunitas Linux, pasti akan ada yang memberi Anda bantuan
  11. Anti virus yang cukup reliable bisa Anda dapatkan dengan free seperti AVG anti virus.
  12. Shopping card tidak perlu khawatir, jika Anda menjual produk bisa memanfaatkan ebay sebagai online shop anda, untuk pembayaranpun saat ini dengan mudahnya bisa kita gunakan PayPal yang free registrasi dan free untuk buyer ( untuk yang menerima uang mereka memang mengenakan fee jasa yang tidak significant)
  13. Signal GPS pun sebenarnya diberikan secara free, anda hanya perlu membeli hand held GPS dan petanya.
  14. Buku-buku, dalam bentuk e-book bisa dicari dalam berbagai site dan dapat di download dengan bebas.
  15. Tips-tips marketing, finance dapat di cari dengan mudah dengan menggunakan search engine seperti google dst.
  16. dengan menggunakan IM baik Yahoo messenger atau skype, anda bisa membuat online support dan bahkan dengan teknologi VOIP nya bisa bicara dengan biaya yang sangat rendah. Bahkan bila memungkinkan bisa video conference.
  17. Beberapa video, musik dan contoh-contoh presentasi bisa dinikmati dengan free,
  18. template kontrak, surat, font bisa didapat di Internet dengan mudah
  19. Desain-desain sederhana bisa didapat atau di lihat di Internet
  20. untuk ensiklopedia, anda bisa mencari dari Wikipedia, yang saat ini menjadi ensiklopedia online terbesar dengan informasi yang akurat.

selain list di atas, masih banyak lagi sebenarnya resource di Internet yang diberikan secara cuma-cuma, dan itu semua diberikan untuk Anda.

So, hari ini jika Anda berniat membuka usaha, anda bisa mendapatkan support yang tidak didapat oleh pengusaha 10-15 tahun yang lalu. We now live in the “free culture” bila anda ingin memulai usaha kecil, menengah, well inilah saatnya.

Intranet Social Network

business 2.0 Post by: brahmastagi No Comments »

Ide memiliki sosial network didalam system intranet perusahaan merupakan sesuatu yang membangkitkan pertanyaan, mengapa? jawabannya ialah perusahaan mencoba memanfaatkan keuntungan fenomena sosial network ini bagi kepentingannya. Selama ini situs situs sosial network kerap dipandang sebagai “ancaman” karena dapat mengurangi produktifitas seseorang karena sifatnya yang time consuming dan additive. well, sekarang perusahaan berfikir bagaimana dapat memanfaatkan hal ini.

Salah satu keunggulan menggunakan sosial network dalam perusahaan ialah agar para staff dapat saling berinteraksi sehingga transfer knowledge terjadi, sehingga lingkungan perusahaan lebih menyenangkan, staff saling mengenal dan menjadi saling tahu sama tahu, buntutnya efisiensi dan efektifitas kerja meningkat dan karena mereka saling memahami satu sama lainnya.

Well gimana menurut Anda?

Pull & Push Marketing

Online Marketing Post by: brahmastagi No Comments »

Dalam teori marketing, kita mengenal adanya teori mengenai Push marketing yang pada intinya ialah menggunakan jalur distribusi untuk melakukan push produk ke outlet-outlet dimana konsumen bisa membelinya, atau menggunakan pull strategy yang pada intinya ialah membangun daya tarik terhadap produk dan jasa melalui berbagai media sehingga konsumen atau customer datang sendiri ke tempat kita atau datang ke toko untuk membeli barang kita.

Dua strategi ini juga berlaku di dunia online, Media online saat ini menawarkan push marketing seperti push email, broadcast SMS, RSS, Podcast, Vodcast, information widget yang semuanya menawarkan pengiriman data dan informasi dengan cara push artinya tanpa diminta customer akan dikirimkan informasi tersebut. syarat utama menggunakan cara ini tentunya ialah pemasar harus mendapat komitment di awal berupa registrasi untuk layanan ini, ada beberapa hal lain yang juga harus diperhatikan seperti subscriber harus diberi cara untuk keluar dari layanan ini, pengiriman informasi yang bertanggung jawab, continuitas, dll. Karena jika tidak email atau sms tersebut dapat dikategorikan sebagai spam.

Dalam dunia online, pull marketing terjadi dengan dua cara pertama di generate dari advertising offline sehingga orang mengakses karena baca di media lain tentang keberadaan site kita, yang kedua ialah dari promo online dengan menggunakan media digital seperti iklan di site lain, pasang search advertising, barter link, join community dll.

Karena media digital, terutama online dapat menjadi sarana promosi, produk itu sendiri, media komunikasi, dst. Strategi push dan pull dalam online sangat juga tergantung dari “the nature of product and services”. tulisan ini hanya mengingatkan bahwa bahkan dalam media online kita jangan lupa adanya konsepsi marketing pull dan push ini.

Mendorong Karir Melalui Online

business 2.0 Post by: brahmastagi No Comments »

Beberapa waktu lalu saya membaca di Seth Godin blog bahwa kedepan kemngkinan salah satu yang akan ditanyakan oleh pewawancara ialah “alamat blog anda?” well saat itu blog bisa menjadi representasi dari capability dan credibility Anda.

Tapi kenapa harus menunggu, sekarangpun kita bisa menggunakan blog ataupun tools online untuk membangun image dan credibilitas untuk mendorong karir. Misalkan saja anda bekerja diperusahaan yang bekerja di bisnis consumer goods, dibagian sales, marketing. Anda bisa membuat suatu blog yang berisi pemkiran anda mengenai sales dan maketing serta teori-teori dibelakangnya, Anada bisa menuliskan sharing pengalaman di bidang penjualan dan marketing yang pernah anda alami, kalau perlu anda bisa menuliskan solusi-solusi yang anda terapkan dalam blog tersebut yang berhubungan dengan pekerjaan Anda. Anda dapat menuliskan analisa-analisa pakar mengenai industry Anda yang diceritakan kembali dengan berbagai tambahan yang lebih personal.

Bila anda di bagian operation katakanlah sebuah perusahaan IT atau komunikasi, tulisan Anda mengenai problem dan solusi dilapangan dapat menjadikan anda “pakar” yang dipercaya. Semua ini bertujuan untuk membangun image personal brand Anda dan basis kredibilitas dan kapabilitas Anda.

Konsep dasar dari ini sebenarnya ialah bagaimana kita membuka diri dengan memberikan dan membagi apa yang Anda punya sehingga orang dapat melihat dan menilai kemampuan Anda yang sebenarnya.

Tentunya kalau Anda ingin menggunakan hal ini untuk menjadi pendorong karir, Anda juga harus mengenalkan blog pribadi ini pada atasan dan rekan sekerja sehingga dibaca. Bila perusahaan Anda memiliki system knowledge management yang baik, Anda dapat menggunakannya, jadi sambil mengupdate knowledge management Anda bisa juga meng update blog Anda, pastikan tidak ada rahasia perusahaan yang tidak boleh di share ke public ada di blog pribadi Anda.

Benar saat ini kebanyakan boss-boss bukanlah mereka yang sudak membaca blog, namun saya yakin di HR department, terutama di dalam recruitment mereka akan mulai melihat blog ini sebagai basis referensi rekomendasi.

Pastikan juga kalau Anda selalu menuliskan isi blog dengan jujur dan dengan kata-kata yang baik sehingga image atau personal brand yang ingin Anda tampilkan dapat tersampaikan dengan benar.

Internet: Media Untuk Bercerita

Theory Post by: brahmastagi No Comments »

Seth Godin dalam bukunya All Marketers are Liars memandang bahwa proses marketing ialah proses bercerita, bagaimana pemasar membuat cerita-cerita yang sesuai dengan pola pikir konsumen dengan tujuan agar konsumen mempercayai cerita tersebut yang menyebarkannya sebagai cerita mereka sendiri. Dalam proses ini dijelaskan saat konsumen mendengar cerita-cerita yang disampaikan, mereka akan meresponnya sesuai dengan pola pikir mashing-masing dan sekali konsumen sudah menetapkan kesan terhadap cerita tersebut, maka akan susah mengubahnya, karena yang terjadi kemudian konsumen cenderung melihat, mendengarkan atau mengungkapkan fakta yang sesuai dengan apa yang diyakininya.

Jadi kuncinya, pemasaran menurut buku ini bukanlah membuat produk, menganalisa segmen, memilih target dan mempromosikannya melalui berbagai media, namun lebih pada bagaimana pemasar membuat cerita yang autentik yang dapat diterima dan tersebar di masyarakat.

Menarik memang bahwa cerita ini berkembang bisa melalui berbagai media dan dan berbagai pola interaksi. Dalam buku ini juga disebutkan era promosi melalui iklan TV 30 dt atau 60 dt sudah tidak jamannya lagi, saat ini konsumen bersentuhan dengan begitu banyaknya media dan informasi yang dapat mempengaruhi cerita tentang produk yang akan kita pasarkan.

Bagaimana dengan Internet?

Walau memiliki kekurangan dalam hal kontak fisik langsung, media Internet dapat menjadi media yang powerful dalam menyampaikan cerita. Tools-tools seperti blog, widget, flash interactive, dst dapt menjadi elemen bercerita yang bagus, terlebih lagi image suatu produk atau brand dapat dipersonalisasikan sehingga seolah sebagai karakter yang hidup.

Well, dari sudut ini, jika Anda setuju dengan pendapat Seth, saya rasa Anda perlu segera memikirkan web strategi perusahaan Anda karena saat ini dan juga kedepan internet akan menjadi media percakapan (conversation) antara konsumen yang kuat, dimana konsumen berbagi cerita dan pengalaman mengenai berbagai jasa, brand dan produk.

Internet untuk Dunia

Uncategorized Post by: brahmastagi No Comments »

Di tahun 1996, 66% dari mereka yang online hidup di Amerika Serikat. Oktober tahun 2007 lalu 77% dari seluruh populasi online hidup di luar Amerika Serikat. 23% online populasi yang Amerika itu berjumlah kurang lebih 162 juta.

Asia saat ini memiliki populasi internet terbanyak didunia dan dengan perkembangan user tercepat. China sudah menempel dibelakang Amerika dengan jumlah populasi online 96 juta. (seperti data dari ComScore berikut)

comscore-dw-country.png

Indonesia sendiri memiliki populasi online 20 juta lebih saat ini.

Apa Artinya angka-angka ini? Internet tidak lagi menjadi milik Amerika, melainkan milik dunia. Di beberapa negara, portal-portal lokal sudah mulai menjadi pemain dominan dinegaranya masing-masing.

comscore-global-leaders.png

Hal ini tentunya menggembirakan karena dengan demikian uang yang dikeluarkan melalui medium Internet baik untuk advertising, atau untuk shopping tidak lari keluar ngeri.

Bagaimana dengan Indonesia?

Social Network: Hal yang harus diperhatikan

Uncategorized Post by: brahmastagi No Comments »

Sekalipun social network merupakan fenomena yang mengesankan dengan segala keuntungannya, namun sebagaimana hal lainnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan mengenai social network ini, terutama yang berkaitan dengan biaya-biaya baik financial ataupun social.

Beberapa hal yang menjadi perhatian diantaranya:
Moderation, Social network seperti juga tools web 2.0 lainnya pada intinya ialah percakapan atau conversation antara members ataupun antar members dan perusahaan. Karenanya dengan masuknya perusahaan dalam social network, moderation ini sangat penting untuk mencegah hal-hal seperti diskusi negatif terjadi.

Control, dalam social network, kontrol dari perusahaan bisa dikatakan lemah karena perusahaan tidak dapat mengatur isi dari diskusi yang terjadi dalam forum-forum diskusi. yang perlu dijaga jadinya ialah memonitor dan merespon setiap isu negatif supaya tidak berkembang merugikan perusahaan.

Financial Benefit, Saat ini bahkan perusahaan seperti Google memiliki kesulitan dalam monetizing socal network. Yang di maintainnya. Namun bagi perusahaan yang masuk dalam arena social network ini bukan dengan tujuan untuk mendapatkan uang dari situs social network namun lebih untuk mendapatkan customer insight, akan dapat mengambil manfaat dengan sebaik-baiknya.

Cost, bagi perusahaan yang ingin membuat situs social network sendiri, perlu di pikirkan biaya yang dikeluarkan untuk membuat dan memaintain situs tersebut yang tentunya akan memakan biaya yang tidak sedikit.

Demikian beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika perusahaan hendak masuk dalam dunia social network.

WP Theme & Icons by N.Design Studio
Entries RSS Comments RSS Log in